Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Kesal Sapinya Diracun, Pria di Malang Bacok Teman Sampai Tewas

Rabu, 20 Februari 2019 - 17:33:00 WIB
Kesal Sapinya Diracun, Pria di Malang Bacok Teman Sampai Tewas
Petugas Pollsek Kedungkandang, Malang, Jatim, mengevakuasi korban pembacokan di Jalan Mayjen Sungkono, Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (20/2/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id – Seorang laki-laki paruh baya, warga Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Sahri, tega menghabisi nyawa teman yang juga tetangganya dengan cara dibacok, Rabu (20/2/2019). Pelaku kesal pada korban karena diduga meracuni sapinya hingga mati. Usai membacok temannya, pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi.

Kasus pembunuhan ini terungkap saat warga Jalan Mayjen Sungkono, Kedungkandang, Kota Malang, geger dengan penemuan jenazah Slamet Riwansa, warga setempat, di tempat pembuatan batu bata. Korban ditemukan tewas dengan luka senjata tajam di bagian wajah dan leher, Rabu siang.

Polisi yang mendapat laporan warga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil TKP disimpulkan Slamet tewas akibat luka sabetan senjata tajam dan kehabisan darah. Proses olah TKP dan evakuasi korban dijaga ketat aparat Kepolisian dan TNI karena banyak warga yang menonton.

Tidak lama kemudian, diketahui pelaku pembacokan hingga tewas ini teman korban sendiri, yaitu Sahri. Pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Kedungkandang, Kota Malang, setelah nekat membunuh temannya.

“Korbannya namanya Pak Slamet, dibacok sama Pak Sahri sampai meninggal. Pelakunya langsung menyerahkan diri ke polsek. Waktu kejadian di sini lagi sepi, orang-orang lagi pada kerja,” kata warga setempat, Solikin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut