Kecelakaan Maut Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing lalu Terguling, 2 Orang Tewas
PASURUAN, iNews.id – Kecelakaan mautjip wisata terjadi di jalur ekstrem kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Jip yang mengangkut rombongan wisatawan tersebut mengalami rem blong hingga menabrak tebing dan terguling tiga kali.
Insiden tragis tersebut terjadi di jalur Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/5/2026). Akibat kecelakaan itu, dua orang tewas yang merupakan sopir jip dan seorang wisatawan. Selain itu, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jip wisata Bromo berwarna oranye bernomor polisi BG 1478 EF tersebut dikemudikan Sonif. Kendaraan diketahui membawa rombongan wisatawan yang berangkat dari kawasan Tumpang, Kabupaten Malang menuju kawasan wisata Bromo.
Saat melintasi jalur Letter S yang dikenal memiliki tikungan tajam dan turunan curam, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan rem blong.
"Kendaraan berjalan dari arah tanjakan menuju ke lautan pasir. Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menurun tajam berbentuk S, disimpulkan sementara mengalami rem blong," ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Menurutnya, kendaraan kemudian bergerak tidak terkendali hingga menghantam tebing di sisi jalan.
"Kendaraan mengarah ke kanan lalu menabrak tebing dan sempat terguling. Akibat kejadian, dua orang meninggal di tempat, kemudian tiga orang mengalami luka ringan," katanya.
Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan diketahui sempat mengalami insiden ketika menuju lokasi sunrise di kawasan Bromo. Saat itu, jip yang ditumpangi korban menahan kendaraan lain di depannya yang mundur saat berada di tanjakan.
Namun setelah membantu menahan kendaraan tersebut, sopir merasakan adanya masalah pada sistem pengereman karena jip yang dikemudikannya juga ikut mundur.
Merasa ada gangguan pada rem, sopir kemudian sempat memperbaiki kendaraan berada di area sunrise sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Nahas, ketika melintasi turunan Letter S, rem kembali tidak berfungsi sehingga kendaraan melaju tanpa kendali.
Dalam kondisi darurat, sopir berusaha menghindari sepeda motor yang berada di depannya. Sopir kemudian membanting setir ke arah kanan untuk menghindari tabrakan yang lebih besar, namun jip justru menghantam tebing dan terguling hingga tiga kali.
Dalam rekaman video warga memperlihatkan kondisi jip rusak parah terutama pada bagian depan kendaraan akibat benturan keras. Akibat kecelakaan tersebut, sopir jip bernama Sonif meninggal dunia di lokasi kejadian.
Seorang wisatawan bernama Yulanda juga menjadi korban jiwa setelah sempat dievakuasi menuju puskesmas. Sementara tiga penumpang lainnya, yakni Nadira, Fardan, dan Jaimah mengalami luka-luka.
Seluruh korban kemudian mendapatkan penanganan medis sebelum dibawa ke wilayah Pakis, Kabupaten Malang.
Diketahui, rombongan wisatawan tersebut berasal dari Medan dan Malang. Mereka berencana menggelar acara lamaran keluarga pada keesokan harinya.
Polisi yang tiba di lokasi langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi kecelakaan selama proses evakuasi berlangsung.
Arus lalu lintas di jalur wisata Bromo yang sempat mengalami gangguan akhirnya kembali normal sekitar satu jam setelah kejadian.
"Kondisi kendaraan mengalami rusak parah. Saat ini sudah aman terkendali, sudah lancar," ucapnya.
Editor: Donald Karouw