SURABAYA, iNews.id - Tujuh desa di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, dan Cerme Gresik terendam banjir. Genangan air setinggi paha ini terjadi menyusul luapan air dari Kali Lamong sejak 31 Desember lalu.
Tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Namun, aktivitas masyarakat terganggu lantaran banjir menggenangi seluruh akses jalan.
Tingginya curah hujan sejak dua hari terakhir membuat banjir tak kunjung surut. Bahkan, pada Kamis (2/1/2020), banjir mulai meluas ke wilayah Kecamatan Cerme.
"Sementara ini ada beberapa desa yang terdampak. Antara lain Desa Dadapkuning; Ngembung; Dampakan; Dungus; Iker-iker, Morowudi dan Sukoanyar," kata Camat Cerme, Suyono, Kamis (2/1/2020).
Suyono mengatakan, banjir semula hanya terjadi di Benjeng dan Balongpanggang. Namun, derasnya aliran Kali Lamong, membuat banjir ini meluas ke wilayahnya. "Belum sampai masuk ke rumah. Baru di jalan desa dan persawahan," katanya.