Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Minta Mentan Seriusi Pengembangan Porang usai Tinjau Pabriknya di Madiun

Kamis, 19 Agustus 2021 - 16:54:00 WIB
Jokowi Minta Mentan Seriusi Pengembangan Porang usai Tinjau Pabriknya di Madiun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pabrik pengolahan porang milik PT Asia Prima Konjac di Kabupaten Madiun, Kamis (19/8/2021). (Tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyeriusi pengembangan porang. Perintah itu disampaikannya usai meninjau pabrik pengolahan porang milik PT Asia Prima Konjac di Kabupaten Madiun, Kamis (19/8/2021).

Porang merupakan tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus muelleri. Menurut Jokowi, pengembangan komoditas baru itu perlu dilakukan karena di masa mendatang bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat. Ini mengingat kadar gulanya yang rendah. 

"Saya tadi menyampaikan kepada menteri pertanian untuk betul-betul kita seriusi komoditas baru ini, komoditas porang," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi sebelumnya berkeliling pabrik dan melihat langsung proses pengolahan porang. Usai berkeliling, Jokowi melakukan groundbreaking perluasan pabrik pengolahan komoditas itu.

"Siang hari ini saya datang ke Kabupaten Madiun untuk melihat pabrik pengolahan porang PT Asia Prima. Yang menurut saya, dari pengolahan yang ada di Asia Prima ini memberikan nilai tambah yang baik utamanya kepada petani," katanya.

Jokowi mengaku sempat menanyakan hasil porang setiap hektarenya. Dari 1 hektare ternyata bisa menghasilkan 15 hingga 20 ton selama delapan bulan dengan hasil Rp40 juta. Angka ini dinilai besar.

"Ini sebuah nilai yang sangat besar. Pasarnya juga masih terbuka lebar. Kita tahu porang ini akan menjadi makanan masa depan karena low calorie, low carbon dan juga rendah kadar gula, bebas kadar gula. Saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan,” tuturnya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut