Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buron Usai Beraksi, Perampok di Bondowoso Ditembak Polisi
Advertisement . Scroll to see content

IRT di Malang Tewas Diduga Dirampok, Motor Hilang

Jumat, 19 Juli 2024 - 23:24:00 WIB
IRT di Malang Tewas Diduga Dirampok, Motor Hilang
Olah TKP yang dilakukan Satreskrim Polres Malang di kasus penemuan mayat IRT dalam rumah. (Foto: Avirista Midaada/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kematian ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Malang, Jawa Timur masih menyisakan misteri. Polisi terus mendalami penyebab meninggalnya Suni (48) warga Jalan Raya Saptorenggo Gang 9 RT 3 RW 1, Dusun Bugis Krajan, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menyatakan, hasil pemeriksaan saksi-saksi ada indikasi barang berharga milik korban yang hilang. Salah satunya motor korban.

"Sementara masih motor yang belum ketemu," ujar AKP Gandha Syah Hidayat saat dikonfirmasi  Jumat (19/7/2024) pagi.

Sejauh ini kata Gandha, sudah ada 9 saksi yang dimintai keterangan. Mereka terdiri atas tetangga, keluarga dan majikan korban. Selama ini korban bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Kami masih mendalami semua keterangan saksi. Sementara sudah 9 orang yang kami mintai keterangan," ucapnya.

Sementara suami korban bernama Juwanto belum dapat dimintai keterangan karena kondisinya belum stabil. Selain itu polisi juga masih menunggu hasil visum dan autopsi penyebab kematian korban.

"Suaminya belum kami mintai keterangan. (Terkait hasil pemeriksaan korban) Masih proses, kami masih selidiki," katanya.

Sebelumnya, sesosok jenazah perempuan bernama Suni, berusia 48 tahun ditemukan tewas oleh suaminya bernana Juwanto. Korban ditemukan tewas pada Selasa sore (16/7/2024) sekitar pukul 16.00 WIB, usai suaminya pulang kerja.

Informasi dari saksi mata dan warga, beberapa barang berharga korban berupa dompet, handphone dan sepeda motornya juga hilang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut