Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Ini Motif Pembunuhan Istri dan Bayi 7 Bulan oleh Suaminya di Blitar

Minggu, 17 Februari 2019 - 16:49:00 WIB
Ini Motif Pembunuhan Istri dan Bayi 7 Bulan oleh Suaminya di Blitar
Foto pernikahan pelaku pembunuhan Nardi dengan istrinya yang juga korban, Sri Dewi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BLITAR, iNews.id – Motif pembunuhan oleh suami terhadap istri dan bayi tujuh bulan di Blitar, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Tersangka, Nardi (37) tega menghabisi nyawa istri dan anaknya itu lantaran tak terima dituduh punya wanita simpanan.

Korban atas nama Sri Dewi (30) yang tak lain adalah istri pelaku bersama anak bayinya yang masih berusia tujuh bukan, Vika, ditemukan tewas meregang nyawa usai dianiaya dan ditusuk pisau oleh Nardi di rumah mereka di Dusun Sumber Manggis, Desa Sumber Urip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Sabtu (16/2/2019) malam.

Oleh Nardi, dada istrinya itu ditusuk dengan sebilah pisau dapur. Korban ditikam berkali-kali setelah keduanya sempat bertengkar. Nardi yang kalap lantaran dituduh memiliki wanita simpanan langsung mengambil pisau dan menikam istri dan anaknya.

Kekerasan dalam rumah tangga berujung maut itu terjadi Sabtu malam (16/2/2019) di rumah pelaku dan korban. Selain luka tikaman di dada, Sri Dewi mengalami luka pukul pada bahu dan muka. "Sebelum kejadian, pelaku sering dituduh selingkuh," ujar Kapolsek Doko, AKP Sunardi, Minggu (17/2/2019).

Sementara balita Vika yang ikut dihabisi, menderita luka pada bagian pipi sepanjang tujuh sentimeter. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan sadis ini, polisi mengamankan pisau dapur, linggis, dan kayu sepanjang satu meter.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut