Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional
Advertisement . Scroll to see content

Imbau Warga NU Tidak Demo, Kiai Marzuki: Percayakan PBNU untuk Revisi Lewat MK

Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:50:00 WIB
Imbau Warga NU Tidak Demo, Kiai Marzuki: Percayakan PBNU untuk Revisi Lewat MK
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Ketua PWNU Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar menyerukan kepada seluruh kader Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak demo menolak Omnibus Law. Sebagai gantinya, Kiai Marzuki meminta mereka menunggu langkah hukum yang akan ditempuh PBNU di Mahkamah Konstitusi (MK).

Seruan Kiai Marzuki tersebut disampaikan melalui video blog (vlog) yang beradar di sejumlah grup WhastApp. Pada video berdurasi 1 meneti 19 detik tersebut, Kiai Marzuki menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Sejumlah badan otonom dan organisasi di bawah NU disebut dalam vlog Kiai Marzuki tersebut. Mereka yakni, IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat, Pagarnusa, PMII, PSHT. Selain itu juga para santri, warga NU serta seluruh jemaah di bawah naungan NU.

“Demi menjaga ketertiban, keamanan saya mohon gak usah ikut demo,” katanya, Selasa (20/10/2020).

Kiai marzuki juga meminta kepada seluruh warga NU untuk mempercayakan persoalan Omnibus Law kepada PBNU, terutama terkait pasal-pasal yang dianggap tidak adil.

“Percayakan kepada PBNU yang sama-sama berjuang untuk merevisi atau memperbaiki satu dua ayat atau pasal yang dianggap tidak adil atau dianggap salah dari Omnibus Law lewat MK,” kata pengasuh Ponpes Sabilur Rosyad, Gasek, Kota Malang ini.

Diketahui, gelombang penolakan Omnibus Law masih berlangsung. Hari ini ratusan buruh dan mahasiswa di Jatim juga menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja tersebut. Aksi digelar di sejumlah titik dan wilayah, termasuk di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut