Hujan Disertai Petir hingga 20 November, Warga Jatim Diminta Waspada
SURABAYA, iNews.id – Masyarakat Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan seiring mulai masuknya musim hujan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan lebat disertai angin dan petir akan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur hingga 20 November.
“Tidak hanya Jawa Timur saja. Tetapi juga beberapa daerah di Indonesia. Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan,” imbau Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo melalui siaran pers yang diterima iNews.id, Jumat (17/11/2017).
Sementara itu, hujan lebat yang mengguyur wilayah Jawa Timur kemarin menyebabkan banjir di beberapa daerah, di antaranya Surabaya, Bonjonegoro dan Jember.
Di Jember, petir bahkan menyambar sebuah tower dan KWH meter listrik puluhan rumah warga. Akibatnya sejumlah barang elektronik milik warga rusak.
Kerusakan terparah terjadi di rumah Sumarni, warga Desa Lohjejer Kecamatan Wuluhan Jember. Beberapa alat elektronik seperti televisi, tape recorder, kipas angin rusak.
“Awalnya hujan deras. Tiba-tiba ada petir dan menyambar tower hingga terdengar ledakan kecil dan percikan api. Setelah itu, merembet ke meter listrik rumah. Efek ini yang mungkin berimbas ke perangkat elektronik di rumah,” ungkapnya.
Di Surabaya, selain banjir, hujan yang mengguyur sore kemarin juga menyebabkan pohon tumbang di Jalan Raya Tenggilis. Informasi yang dihimpun, pohon tumbang terjadi di dekat perempatan Apotek Kimia Farma arah Universitas Surabaya (Ubaya).
“Sepanjang jalan Raya Tenggilis juga penuh genangan mas. Lalulintas macet,” tutur M Aris Ilmi, warga Tenggilis.
Editor: Kastolani Marzuki