Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda
Advertisement . Scroll to see content

Heboh, ABK Kapal Ikan Tewas Saat Perbaiki Mesin di Pelabuhan Tanjungwangi 

Jumat, 29 Juli 2022 - 09:54:00 WIB
Heboh, ABK Kapal Ikan Tewas Saat Perbaiki Mesin di Pelabuhan Tanjungwangi 
Petugas mengevakuasi ABK yang tewas di atas kapal saat sandar di Pelabuhan Tanjungwangi, Kamis (28/7/2022) sore. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id - Seorang anak buah kapal (ABK) di Banyuwangi tewas saat memperbaiki mesin kapal. Korban bernama Nur Cholik (39) asal Palutan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah itu mendadak lemas hingga akhirnya meninggal dunia. 

Belum diketahui penyebab kematian korban. Namun, kuat dugaan ABK tersebut keracunan karena menghirup gas saat tengah memperbaiki mesin kapal. Kabar kematian korban ini pun menghebohkan teman dan nelayan sekitar. 

Informasi yang dihimpun, kapal ikan bernama Kasih Setia 17 saat itu tengah lego jangkar di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi, pada Kamis pagi (28/7/2022). Bertepatan dengan itu sang ABK bernama Nur Cholik (39) asal Pelutan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tengah memperbaiki mesin kapal yang mengalami masalah.

Nahas saat memperbaiki mesin itulah ia diduga menghirup gas beracun yang keluar dari mesin kapal yang membuatnya lemas. Nyawanya pun tak tertolong dan dinyatakan tewas di dalam kapal.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Mahsyur Ade membenarkan, adanya, insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa ini terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang turun ke kamar mesin,diduga ada kebocoran gas freon di dalam kamar mesin tersebut. Sehingga korban menghirup gas beracun dan akhirnya tidak sadarkan diri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut