Gunung Semeru Kembali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer
LUMAJANG, iNews.id – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Kamis (25/6/2026) pagi. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 09.24 WIB. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah selatan.
Aktivitas vulkanik tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter. Hingga laporan disusun, erupsi masih berlangsung.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 26 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," dikutip dari keterangan PVMBG.
Meski kembali erupsi, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan guna menghindari risiko bencana.
PVMBG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak gunung.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi area sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari pusat erupsi.
Warga juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran material pijar.
"Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," imbau PVMBG.
PVMBG terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan meminta masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.
Editor: Kurnia Illahi