Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Garang saat Palak Sopir Truk di Tanjung Perak, Bang Jago Merengek Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Genjot Kunjungan Kapal Pesiar, Pemkot Surabaya Tawarkan Paket Wisata

Selasa, 12 Desember 2017 - 22:22:00 WIB
Genjot Kunjungan Kapal Pesiar, Pemkot Surabaya Tawarkan Paket Wisata
Wali Kota Surabaya, Jatim, Tri Rismaharini saat menyambut kapal pesiar Genting Cruise asal Hong Kong di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Selasa, (12/12/2017). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Kapal pesiar Genting Cruise asal Hong Konng berlabuh di Dermaga Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Selasa, (12/12/2017). Kapal dengan panjang (LOA) 300 meter itu mengangkut 400 turis, untuk berwisata ke Kota Pahlawan.

Sejumlah peket wisata telah disiapkan Pemkot Surabaya untuk menyambut tamu turis asing tersebut. Di antaranya adalah paket kepahlawanan berupa museum, wisata ibadah, heritage, tradisional dan taman.

“Nanti kita tawarkan. Sebab 3-4 tahun lalu para turis asing hanya stay 3 jam, kini sudah sehari,” ungkap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut Risma, kehadiran kapal pesiar di Surabaya dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini dikarenakan, Pemkot Surabaya berserta stakeholder lain benar-benar serius membangun sektor wisata di Surabaya.

“Dibandingkan tahun sebelumnya, target jumlah pengunjung tahun ini sudah terlampaui. Dalam 1 tahun bisa 6 kali dan jumlah pengunjung mencapai 4.000-6.000 orang,” ucapnya.

Wujud keseriusan tersebut juga ditunjukkan dangan penyediaan tenaga guide di bandara, termasuk juga mempercantik beberapa tempat yang dianggap mampu menarik perhatian wisatawan asing, seperti taman, museum dan bangunan bersejarah.

Selain pengembangan pariwisata, Kota Surabaya saat ini juga tengah fokus pada bidang jasa dan perdagangan. Tujuannya untuk meningkatkan Pajak Anggaran Daerah (PAD). “Hingga september 2017 persentase PAD kita 100 persen lebih,” ucapnya.

Perwakilan Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo menambahkan, destinasi wisata harus dimaksimalkan oleh masing-masing pemerintah daerah (Pemda). Pasalnya, kerja sama di sektor wisata bisa meningkatkan pendapatan bagi masyarakat.

“Produk UKM milik masyarakat bisa laku keras, kalau banyak turis asing datang. Maka iklim baik ini harus dijaga betul,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut