Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kakek 80 Tahun di Samarinda Bunuh Pacar Gelap usai Bercinta dalam Gubuk
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Ratu Sakti, Raja Pajajaran yang Suka Membunuh dan Merampas Harta Orang

Kamis, 09 Juni 2022 - 10:30:00 WIB
Cerita Ratu Sakti, Raja Pajajaran yang Suka Membunuh dan Merampas Harta Orang
Raja Pajajaran, Ratu Sakti yang terkenal bengis dan suka menindas. (ilustrasi).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Kerajaan Pajajaran pernah diperintah oleh seorang raja yang memiliki tabiat sangat buruk. Raja bernama Ratu Sakti ini memerintah pasca Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi, Surawisesa, dan Ratu Dewata yang memerintah di Pakuan.

Dia dikenal oleh banyak rakyat sebagai raja yang temperamental. Buku "Hitam Putih Pajajaran: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" tulisan Fery Taufiq El Jaquenne, menggambarkan bagaimana etika dan moral yang secara turun-temurun selalu dijunjung tinggi, tetapi dilanggar pada masa kepemimpinan Ratu Sakti.

Pelanggaran Ratu Sakti yang dilakukan konon cukup banyak. Bahkan dia sengaja menikahi istri ayahnya sendiri, membunuh orang tanpa dosa, merampasharta orang-orang kecil, tidak berbakti kepada orang tua dan pemuka agama. Hal ini membuat pemuka agama sepakat Ratu Sakti memerintah Kerajaan Pajajaran sangat keterlaluan. 

Padahal ada budaya yang harus dipatuhi bagi siapa saja yakni Estri larangan, dilarang menikahi istri selir ayah. Bahkan pada masa Prabu Dewa Niskala dari ayah Sri Baduga Maharaja turun takhta hanya karena dianggap melanggar estri larangan, yaitu menikahi istri yang dilarang.

Kisah Ratu Sakti ini diceritakan pada Carita Parahyangan tabiatnya, "Lawasniya ratu dalapan tahun, kenana ratu twahna kabancana ku estri larangan ti kaluaran deung kana ambu tere. Mati-mati wong tanpa dosa, ngarampas tanpa prenge, tan bak ti ring wongatuha, asampe ring sang pandita. Aja tinut de sang kawuri, polah sang nata, mangkana Sang Prebu Ratu, carita inya".

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut