Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Garang saat Palak Sopir Truk di Tanjung Perak, Bang Jago Merengek Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Nur Eka Korban KM Santika yang Terbakar, 12 Jam Terombang Ambing di Laut

Jumat, 23 Agustus 2019 - 22:30:00 WIB
Cerita Nur Eka Korban KM Santika yang Terbakar, 12 Jam Terombang Ambing di Laut
Korban KM Santika Nusantara yang selamat dari musibah kebakaran, Nur Eka bersama kedua anaknya dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: iNews.id/Nur Syafei)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 64 penumpang kapal motor (KM) Santika Nusantara yang selamat dari peristiwa kebakaran di perairan Masalembu, Sumenep, Madura berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (23/8/2019).

Puluhan korban selamat ini dibawa ke Tanjung Perak menggunakan KM Dharma Fery 7. Rata-rata korban dalam kondisi lemas dan sakit setelah berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan.

Korban selamat asal Samarinda, Nur Eka Wahyuni menuturkan, saat kejadian seluruh penumpang dibuat panic dan berusaha saling menyelamatkan diri. Mereka juga berebut pelampung dan sekoci.

“Saya tahunya ada ribut-ribut pada bawa pelampung. Saat itu, saya sedang menidurkan anak-anak. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (22/8/2019),” katanya.

Nur Eka yang saat kejadian sedang menidurkan kedua anaknya kemudian diminta suaminya untuk menyelamatkan diri. “Kami berempat sempat terombang ambing selama 12 jam di atas sekoci. Setelah itu, datang kapal nelayan menolong kami,” katanya.

Saat ini, puluhan korban selamat dibawa ke salah satu hotel di Surabaya untuk beristirahat. Mereka mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut