Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Mahapatih Halayuda, Jadi Tumbal Perseteruan 2 Wangsa Besar di Majapahit

Selasa, 14 Juni 2022 - 09:59:00 WIB
Cerita Mahapatih Halayuda, Jadi Tumbal Perseteruan 2 Wangsa Besar di Majapahit
Kepemimpinan Jayanegara banyak menimbulkan makar dan pemberontakan. (ilustrasi).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Kerajaan Majapahit dipenuhi sejumlah pemberontakan kala Raja Jayanagara bertakhta. Pasalnya Jayanagara harus menghadapi permusuhan dua wangsa yang cukup kuat di internal Majapahit. 

Kedua wangsa itu, yakni Wangsa Sinelir yang juga melatarbelakangi Jayanagara. Selain itu Wangsa Rajasa, yang menjadi latarbelakang pendiri Majapahit Raden Wijaya yang bergelar Kertarajasa Jayawardhana. 

Peristiwa penyerangan Lamajang dan pembunuhan Mpu Nambi, mahapatih pertama Majapahit membuat pendukung Wangsa Rajasa terus merongrong dan berusaha memberikan perlawanan bagi Jayanagara. Pemberontakan Ra Kuti menjadi upaya pertama yang dihadapi Jayanagara, selanjutnya beberapa pergolakan politik membuat internal keamanan Kerajaan Majapahit begitu terguncang. 

Mansur Hidayat, pada buku "Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru" mengisahkan pemerintahan Raja Jayanagara dan Wangsa Sinelir yang mendukungnya dibuat kerepotan dan tidak mampu lagi menampung kekuatan Wangsa Rajasa. Bahkan Jayanagara kian tak mendapat simpati dari masyarakat Majapahit. 

Kakawin Pararaton menjelaskan bagaimana mahapatih pengganti Mpu Nambi yang bernama Dyah Halayuda dianggap gagal menjalankan tugasnya dan bertanggung jawab atas munculnya pemberontakan yang terus bermunculan, sampai mengancam jiwa Jayanagara. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut