Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Gempa Terkini M 5,1 di Jember, Getaran Dirasakan hingga Kuta Bali
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,2 Guncang Jember hingga Dirasakan di Denpasar

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:53:00 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,2 Guncang Jember hingga Dirasakan di Denpasar
Peta lokasi gempa bumi M5,1 yang mengguncang wilayah tenggara Jember dan dirasakan hingga sejumlah daerah di Jawa Timur serta Bali. (Foto: BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026). Getaran gempa tersebut dirasakan hingga Denpasar dan Kuta, Bali.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,07° LS ; 113,82° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 99 Km arah Tenggara, Jember, Jawa Timur pada kedalaman 14 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Jember dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Banyuwangi dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

Kemudian, di daerah Bondowoso, Kuta, Kuta Selatan dan Malang dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Denpasar dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Selanjutnya, di daerah Blitar dan Trenggalek dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto.

Hingga pukul 15.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut