Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Sumur Banten, Berpusat di Laut
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Jelaskan Penyebab Gempa M4,8 di Pacitan yang Terasa hingga Yogyakarta

Rabu, 13 Oktober 2021 - 15:56:00 WIB
BMKG Jelaskan Penyebab Gempa M4,8 di Pacitan yang Terasa hingga Yogyakarta
Ilustrasi gempa bumi (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), Rabu (13/10/2021), pukul 12.00 WIB. Guncangan gempa bumi juga dirasakan hingga di Yogyakarta

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, hasil analisis, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,87 Lintang Selatan (LS) dan 110,97 Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut. Jaraknya 78 kilometer (km) dari arah Barat Daya Pacitan. Sementara kedalaman gempa bumi 55 km. 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal. 

"Gempa terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di Samudra Hindia, Selatan Jawa," kata Kepala Stageof Sleman Ikhsan, Rabu (13/10/2021).

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Pacitan, Wonogiri, Treggalek, Gunungkidul dalam skalan intensita III MMI. Dalam skala ini, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Guncangan juga dirasakan dalam skala intensitas II MMI di Bantul dan Yogyakarta. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga Rabu pukul 12.40 WIB, tidak tercatat gempa susulan atau aftershock," katanya.

BMKG merekomendasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kemudian, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," katanya. 

BMKG juga meminta masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut