Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angin Puting Beliung Terjang Cirebon, 24  Rumah dan Kantor Sekolah Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Banjir dan Longsor Terjang Situbondo, 7 Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Parah

Kamis, 02 Maret 2023 - 20:17:00 WIB
Banjir dan Longsor Terjang Situbondo, 7 Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Parah
Rumah warga Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, tertimpa tebing longsor, Kamis (2/3/2023). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SITUBONDO, iNews.idBanjir dan longsor menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur usai diguyur hujan deras. Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah rumah dan fasilitas umum rusak parah.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto mengatakan, tanah longsor terjadi di Dusun Gung Malang, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan pada Rabu (1/3) petang, setelah beberapa jam wilayah itu diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Tebing setinggi 10 meter dan panjang sekitar 40 meter tiba-tiba longsor dan menimpa tujuh rumah warga di sekitar lokasi itu.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujar dia, Kamis (2/3/2023).

Dia menyebut tiga di antara dari tujuh rumah warga yang terkena longsoran tebing itu, rusak total, sedangkan satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak ringan.

Di Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur, tebing setinggi 50 meter juga longsor menimpa mushala. Di wilayah itu intensitas hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan tebing longsor.

"Akibat tanah longsor di Desa Campoan dan Desa Kalisari, itu kerugiannya ditaksir mencapai sekitar Rp180 juta," ujar Sruwi Hartanto.

Pada Selasa (28/2/2023) malam, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa sungai meluap dan membanjiri sebanyak 613 rumah warga di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Desa Kalimas dan Besuki di Kecamatan Besuki, dan Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Banjir juga merusak infrastruktur, seperti jembatan limpas dan tangkis serta beronjong sungai di Desa Wringinanom dan Patemon, Kecamatan Jatibanteng, sedangkan kerugian mencapai sekitar Rp2 miliar.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut