Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Ibu 2 Anak Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Grobogan, Dilaporkan Hilang 4 Hari
Advertisement . Scroll to see content

Awas, 760 Titik Sumur di Kota Blitar Tercemar Bakteri Ecoli

Kamis, 23 Februari 2023 - 17:40:00 WIB
Awas, 760 Titik Sumur di Kota Blitar Tercemar Bakteri Ecoli
Ilustrasi bakteri. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

BLITAR, iNews.id - Sebanyak 760 titik atau 70 persen sumur warga di tiga kecamatan di Kota Blitar tercemar bakterie-coli (Escherichia coli). Fakta tersebut tentu harus diwaspadai. Sebab, bakteri tersebut bisa menyebabkan diare dan infeksi saluran pencernaan. 

“Ini berdasarkan penelitian dinas kesehatan di tiga kecamatan,“ ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar Mohammad Agus Sabtoni, Kamis (23/2/2023).

Dalam penelitian diketahui, sebagian besar warga di Kota Blitar memenuhi kebutuhan air bersih melalui sumur. Tidak hanya mandi, mencuci dan buang hajat. Air sumur juga untuk memenuhi kebutuhan minum.

Hal itu mengingat sumber air tanah di wilayah Blitar sendiri relatif dangkal. Selain sumur, tidak sedikit warga yang memanfaatkan air tanah dengan memakai sistem sumur bor.

Sementara bakteri ecoli diketahui hidup dan berkembang di dalam kotoran manusia maupun hewan. Ketika mencemari air sumur, bakteri tersebut secara medis telah merembes ke dalam air tanah.

Kuman ecoli yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum akan menyebabkan penyakit diare dan infeksi saluran pencernaan. Kendati demikian, bakteri ecoli kata Agus dinilai tidak terlalu berbahaya karena relatif mudah ditangani.

Bagi warga yang terbiasa mengonsumsi air sumur mentah dihimbau untuk menghentikan kebiasaan itu. Air sumur sebaiknya direbus terlebih dahulu hingga mendidih.

Sebab panas api yang membuat air mendidih akan mematikan bakteri ecoli yang berada dalam kandungan air. “Dalam panas tertentu bakteri ecoli dalam air akan mati,” katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut