Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban
Advertisement . Scroll to see content

Akun Medsos Bupati Probolinggo dan Wakilnya Dipalsukan, Modus Minta Sumbangan

Rabu, 18 November 2020 - 16:50:00 WIB
Akun Medsos Bupati Probolinggo dan Wakilnya Dipalsukan, Modus Minta Sumbangan
Ilustrasi media sosial. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PROBOLINGGO, iNews.id - Masyarakat diimbau waspada dan tidak begitu saja percaya jika ada pihak yang mengatasnamakan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Wakilnya Timbul Prihanjoko. Apalagi jika pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut meminta sumbangan uang atas nama yayasan.

Peringatan ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Probolinggo, Yulius Cristian kepada para wartawan.

Dia mengatakan, saat ini telah tersebar akun Facebook yang mengatasnamakan Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko dan nomor 083830167711 yang mengatasnamakan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Akun Facebook dan nomor WhatsApp yang menyebarkan pesan berantai itu dipastikan palsu dan untuk melakukan penipuan.

"Nomor WhatsApp dan akun Facebook itu merupakan akun fake atau akun palsu," kata Yulius Cristian, Rabu (18/11/2020).

Dalam pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Probolinggo, pelaku melakukan penipuan dengan berupaya menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan dan pondok pesantren.

"Nomor WhatsApp 083830167711 yang memakai profil bupati itu palsu karena nomor bupati bukan nomor tersebut. Akun Facebook wakil bupati juga dijiplak orang tidak dikenal," katanya," ujarnya.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengindahkan apabila ada oknum yang coba melancarkan penipuan mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo.

"Jangan sampai ada warga yang menjadi korban dari tindak penipuan tersebut. Kedua akun yang mengatasnamakan Bupati dan wakilnya adalah palsu," ujar Yulius.

Yulius kembali menegaskan agar masyarakat mengindahkan peringatan dari kepala daerah tersebut. Warga juga dimintga menyebarluaskan informasi ini sehingga tidak ada yang mudah percaya dan tertipu pada pelaku.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut