Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kompol DK Dipatsus Polda Sumut Buntut Video Viral Diduga Isap Vape Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video Kades Sambirejo sebelum Meninggal, Menangis Kesakitan dan Minta Jangan Sepelekan Covid

Senin, 24 Mei 2021 - 14:30:00 WIB
Viral Video Kades Sambirejo sebelum Meninggal, Menangis Kesakitan dan Minta Jangan Sepelekan Covid
Tangkapan layar video Kepala Desa Sambirejo, Suparjo Jojon, sebelum meninggal karena positif Covid-19.
Advertisement . Scroll to see content

SRAGEN, iNews.id - Video Kepala Desa Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Suparjo Jojon, sebelum meninggal karena positif Covid-19, beredar luas di media sosial. Suparjo dalam video tersebut menangis meminta warga tidak sepele dengan Covid-19 sekaligus meminta doa untuk kesembuhannya.

Dalam video viral itu, Suparjo dengan tangan diinfus mengekspresikan kesedihannya dan kesakitannya akibat Covid-19. Suparjo merekam video itu saat dirawat di RS Amal Sehat Sragen.  

Suparjo beberapa kali menekankan agar masyarakat tidak menyepelekan Covid-19 karena penyakit itu benar-benar ada. Dia merasakan sakit yang luar biasa akibat virus Corona itu. Dia juga meminta kepada masyarakat untuk mendoakan kesembuhannya.

"Assalamualaikum teman-teman semuanya, Covid betul-betul ada, jangan sepelekan Covid.  Saya yang merasakan, hari ini, pagi ini, saya sudah tidak merasakan apa-apa. Tingga minta doanya untuk teman-teman semuanya untuk kesembuhan saya. Sakitnya luar biasa," kata Suparjo sambil menghapus air mata dan memegangi dadanya, dikutip iNews.id dari akun Instagram satlantascimahi, Senin (24/5/2021).

"Jangan sepelekan Covid, semangat, semangat, semangat, jangan sepelekan Covid. Covid ada teman-teman semuanya. Aku minta doanya untuk semuanya untuk kesembuhan saya. Terima kasih," kata Suparjo masih tetap menangis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut