Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Viral Preman Diduga Malak Dikerjai Sopir sampai Gelayutan di Bus, Merengek Minta Tolong

Jumat, 03 Januari 2025 - 14:45:00 WIB
Viral Preman Diduga Malak Dikerjai Sopir sampai Gelayutan di Bus, Merengek Minta Tolong
Tangkapan layar preman pelaku pemalakan dikerjai sopir bus di Tegal yang viral di media sosial. (Foto: IG/@majeliskopi08)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rekaman video pria diduga preman dikerjai sopir busviral di media sosial. Pria tersebut dibawa bus yang melaju kencang dengan posisi bergelayutan di pintu samping.

Belum diketahui secara pasti awal mula kejadian, namun pria tersebut diduga pelaku pemalakan terhadap sopir bus. Lokasi kejadiannya disebutkan terjadi di wilayah Tegal, Jawa Tengah.

Video viral ini diunggah sejumlah akun Instagram, salah satunya @majeliskopi08. Dalam keterangannya disebutkan pria tersebut pelaku pemalakan.

"Kejadian lucu di awal tahun 2025. Diduga mau malak malah dapat kursi VIP gratis Full AC," tulis akun tersebut dikutip Jumat (3/1/2025).

Sepanjang perjalanan, preman tersebut tampak merengek meminta diturunkan. Sementara sopir bus tetap memacu gas kendaraan dan akan membawa pelaku ke kantor polisi.

“Bang....gue mau turunnn!!!,” kata pria tersebut dalam video.

“Gue bawa ke kantor polisi loh!,” ucap sopir bus.

Video ini mendapat banyak respons dari netizen yang mengaku puas melihat pelaku pemalakan dikerjai sopir bus. Sebab selama ini banyak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

"Puas liatnya," tulis @rinafitria5778.

"Saya bahagia liat begini," tulis @dejavuwells.

"Dikerjain gapapa ya pak..tapi jangan sampai meninggoy..nanti pak sopir nya yang kena pasal," tulis @emmanuelalvino.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut