Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cek Kabar Pembatasan Hijab bagi Karyawati, Anggota DPR Datangi Mal di Purwokerto
Advertisement . Scroll to see content

Viral Guru Tampar 4 Siswanya di Purwokerto karena Tidak Mau Salat

Selasa, 21 Agustus 2018 - 16:33:00 WIB
Viral Guru Tampar 4 Siswanya di Purwokerto karena Tidak Mau Salat
Oknum guru SMK Negeri 75 Purwokerto, Banyumas menampar siswanya karena tidak mau salat. (Foto: iNews.id/Saladin Ayyubi)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUMAS, iNews.id – Aksi kekerasan kembali terjadi dalam dunia pendidikan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Setelah belum lama ini viral video seorang guru menampar muridnya di depan kelas, kini kembali beredar video seorang guru menampar empat muridnya di ruang kelas, Selasa (21/8/2018). Alasan guru ini menampar karena murid-muridnya tidak mau menjalankan salat.

Video seorang guru menampar murid-muridnya ini beredar di kalangan pengguna media sosial. Seorang guru SMK Negeri 75 bernama Imam ini menampar keras murid-muridnya di dalam ruang kelas. Disaksikan murid lainnya, oknum guru iru menampar satu per satu muridnya sambil memarahi mereka. Sementara dalam video, seorang murid tampak keluar kelas setelah ditampar.

Dalam video berdurasi tayangan 27 detik ini, oknum guru ini menampar sambil marah karena murid-muridnya tidak mau mengerjakan salat zuhur.

Kepala SMK 75 Purwokerto, Diah mengatakan, satu sisi tindakan guru tersebut sudah benar karena bertujuan menegakkan disiplin dan mengajarkan kebaikan kepada muridnya untuk salat. Namun, di sisi lain, guru itu salah karena menampar siswanya. Aksi itu, kata dia, karena terpancing dengan ucapan salah seorang murid.

“Kalau lihat videonya kan, guru ini menggeberak meja karena ada empat siswa yang sudah waktunya salat zuhur tapi kok tidak mau salat. Pas ditanyakan, ada murid yang bilang itu kan urusan saya. Nah, di situ guru ini terpancing emosinya,” kata Diah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut