Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang
Advertisement . Scroll to see content

Usut Konvoi Promo Khilafatul Muslimin di Brebes, Polisi Periksa Ketua dan 4 Pengurus

Selasa, 31 Mei 2022 - 06:10:00 WIB
Usut Konvoi Promo Khilafatul Muslimin di Brebes, Polisi Periksa Ketua dan 4 Pengurus
Sejumlah pengendara motor konvoi sambil membentangkan bendera khilafah di Brebes viral di medsos. (tangkapan layar video amatir)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Polda Jateng bertindak cepat merespons video aksi konvoi promo khilafatul muslimin di Kabupaten Brebes yang viral di media sosial. Polisi telah memeriksa sejumlah orang yang dianggap bertanggung jawab atas aksi tersebut. 

“Saat ini Polres Brebes sedang melaksanakan interogasi terhadap ketua dan empat pengurus yang diduga bertanggung jawab atas konvoi promo khilafatul muslimin,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-Qudussy di Semarang, Senin (30/5/2022) malam.

Interogasi dilakukan untuk mengetahui maksud dan tujuan konvoi. Dia mengatakan, berdasar informasi awal, konvoi itu dilakukan beberapa orang di Desa Keboledan, Kecamatan Wanasari, Brebes.

“Kami akan mencari data dulu terhadap pengendara yang nampak dalam video tersebut. Setelah data terungkap,  tentunya kami juga akan memanggil mereka,” katanya.

 Di sisi lain, Iqbal menegaskan Polri juga akan memberikan edukasi kepada mereka agar tidak menyimpang dari Pancasila. Bagaimanapun, seruan-seruan seperti tegaknya khilafah di tanah air tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

“Polri juga akan bekerja sama dengan stakeholder terkait memberikan edukasi kepada mereka (peserta konvoi) agar tidak menyimpang. Bagaimanapun, seruan-seruan seperti tegaknya khilafah di tanah air tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut