Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

Tes PCR Massal di Jateng Terkendala Alat dan SDM, Ganjar: Kita Gandeng Swasta

Senin, 07 September 2020 - 17:30:00 WIB
Tes PCR Massal di Jateng Terkendala Alat dan SDM, Ganjar: Kita Gandeng Swasta
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tampak serius berbincang dengan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen saat rapat dengan instansi terakit membahas penanganan Covid-19. (Foto: SINDOnews/Ahmad Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Upaya Pemprov Jateng menggelar tes polymerase chain reaction (PCR) massal masih terkendala alat dan sumber daya manusia (SDM). Padahal, tes PCR merupakan cara yang akurat mendeteksi virus Covid-19.

"Tadi ketemu masalahnya, kenapa tes PCR sulit didorong. Ternyata, ada beberapa problem di laboratorium. Kebanyakan mengeluhkan barang habis pakai, seperti reagen dan sebagainya yang ternyata belum tercover penuh. Ini butuh dicover, kalau tidak, mereka akan lambat kerjanya," kata Gubernur JatengGanjar Pranowo saat rapat percepatan penanganan Covid-19 di gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (7/9/2020).

Ganjar mengatakan, pemerintah kesulitan memenuhi kebutuhan itu. Karena itu, Pemprov Jateng membuka ruang adanya kerja sama dengan laboratorium swasta guna percepatan proses pengetesan massal.

“Tidak menutup kemungkinan akan menggandeng pihak swasta untuk mendorong target 5.000 tes PCR dalam sehari. Kalau memang lab pemerintah tidak mampu, ya kita ajak swasta saja. Kalau sama-sama satu pemeriksaan swab nominalnya Rp1 juta atau Rp1,5 juta, ya sudah kasih swasta saja biar mengerjakan. Kalau kita memang sulit mendapatkan reagen dan barang habis pakai lain, ya kasih swasta saja. Nanti sistemnya reimburse," paparnya.

Menurut Ganjar, dengan pola selama ini, pemerintah akan sulit mengejar target percepatan pengecekan spesimen. Padahal, kecepatan pengecekan itu akan berdampak pada berbagai hal, termasuk penanganan pasien Covid-19 dan manajemen rumah sakit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut