Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cetak Pemimpin Berkarakter, Kemenag Gandeng Rohis Se-Indonesia di Pesantren Ramadan
Advertisement . Scroll to see content

Teror Siswi Tak Pakai Jilbab di SMA Sragen, Begini Pengakuan Orang Tua Korban

Jumat, 10 Januari 2020 - 00:30:00 WIB
Teror Siswi Tak Pakai Jilbab di SMA Sragen, Begini Pengakuan Orang Tua Korban
Kepala SMAN 1 Gemolong Suparno saat memberikan pemahaman kepada siswi terkait jilbab. (Foto: iNews/Joko Piroso)
Advertisement . Scroll to see content

SRAGEN, iNews.id – Kasus teror yang diduga dilakukan pengurus kerohanian Islam (Rohis) SMA 1 Gemolong, Sragen terhadap siwi berinisial ZDA karena tak memakai jilbab mengusik kenyamanan orang tua korban.

Ayah ZDA, Agung Purnomo menuturkan, anaknya terus mendapat teror melalui pesan WhatsApp (WA) dari pengurus Rohis. Dia awalnya membiarkan pesan spam yang masuk ke ponsel anaknya.

Namun, lama kelamaan pesan yang dikirimkan menjurus kasar. Inti pesannya adalah mengingatkan ZDA untuk mau menjalankan syariat Islam, yakni dengan mengenakan jilbab.

"Hampir setiap hari pesan itu masuk ke nomor ponsel, sehingga anak saya merasa terganggu," kata Agung, Kamis (9/1/2020).

BACA JUGA: Siswi SMA di Sragen Diteror karena Tak Pakai Jilbab, Begini Respons Ganjar Pranowo 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut