Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Tempat Wisata di Karanganyar yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi
Advertisement . Scroll to see content

Teror Pembakaran Kendaraan, Polri Bentuk Timsus Libatkan Densus 88

Kamis, 07 Februari 2019 - 17:31:00 WIB
Teror Pembakaran Kendaraan, Polri Bentuk Timsus Libatkan Densus 88
Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Mabes Polri turun tangan dan membentuk tim khusus (Timsus) untuk mengusut kasus dugaan teror pembakaran kendaraan di Semarang dan kota lainnya di Jawa Tengah (Jateng). Timsus ini melibatkan anggota dari jajaran Bareskrim, Densus 88 Antiteror dan Baintelkam Polri.

“Kami sedang berupaya mengungkap dan membentuk tim khusus. Anggota Bareskrim, Densus 88, Baintelkam sudah bergerak ke Polda Jateng," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019).

Iqbal mengungkapkan, selain di jajaran pusat, Polda Jateng juga sudah membentuk timsus untuk mengungkap kasus yang diduga tersistematis tersebut. Karena itu dia menegaskan, Polri akan mengungkap kasus ini sampai menemukan pelakunya. Mengingat, jika didiamkan, akan menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Kasus ini harus diungkap. Kalau tidak terungkap akan menimbulkan keresahan. Kami akan mengungkapnya," ujar Wakapolda Jatim tersebut.

Selain penindakan, Iqbal menuturkan polisi juga melakukan upaya pencegahan dengan mengimbau masyarakat agar mengoptimalkan kembali sistem keamanan lingkungan. Patroli rutin harus diintensifkan untuk meminimalisir ruang gerak pelaku.

"Upaya lain kami minta CCTV untuk ditambah. Tingkat kepedulian masyarakat juga kami minta ditingkatkan. Patroli polisi juga kita optimalkan di Jateng, khusus Semarang, Kendal dan Grobokan. Doakan saja kita mengungkap kasus ini dan kami yakin kami bisa ungkap kasus ini," tuturnya.

Iqbal juga meminta masyarakat tak perlu resah dan panik akibat kejadian ini. Polri menjamin masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa. "Ini kan hanya sebagian kecil kelompok yang ingin menyampaikan teror. Ada beberapa petunjuk, hampir semua korban itu tidak ada masalah dan kaitannya dengan dendam," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut