Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Kendal, Gedung SDN 1 Getasblawong Ludes gegara Bakar Sampah
Advertisement . Scroll to see content

Sungai Kendal Meluap, Ratusan Rumah Terendam Banjir

Minggu, 22 Mei 2022 - 15:04:00 WIB
Sungai Kendal Meluap, Ratusan Rumah Terendam Banjir
Warga termenung di atas genangan banjir akibat sungai Kendal meluap sejak Sabtu (21/5) malam hingga Minggu (22/5). (iNewsTV/Eddie Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

KENDAL, iNews.id - Ratusan rumah di sepanjang Sungai Kendal, terendam banjir yang terjadi sejak Sabtu (21/5) malam. Hingga Minggu (22/5) air setinggi hampir 50 sentimeter masih menggenangi rumah yang selalu terendam jika sungai meluap.

Setidaknya ada 9 kelurahan di Kabupaten Kendal yang terendam banjir. Di antaranya Kelurahan Trompo, Kebondalem, Kalibuntu, Langenharjo, Patukangan, Pekauman, Balok, Bandengan dan Karangsari.

Tidak hanya permukiman, banjir juga menggenangi  sebagian ruas jalan, di antaranya di jalan Pahlawan, jalan Habiproyo dan jalan Masjid.

Selain itu juga gang-gang jalan di permukiman juga tak luput terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 50 sentimeter, salah satunya di gang Mangga Kebondalem Kendal.

Hingga Sabtu sore air masih merendam pekarangan hingga ke dalam rumah warga, meski pun belum ada warga yang mengungsi namun banjir tetap mengganggu aktivitas warga.

“Banjir sudah menjadi langganan setiap kali Sungai Kendal meluap. Kondisi sungai yang dangkal menjadi penyebab utama air sungai cepat penuh dan meluber,” kata Puryanto, warga terdampak banjir.

Hal senada diungkapkan Sutrisno. Menurutnya, sungai meluap biasanya karena kiriman dari wilayah Kendal bagian atas ketika curah hujan tinggi.

“Sedimentasi pada sungai kendal yang tinggi juga berdampak pada volume air yang tak dapat ditampung oleh sungai, sehingga meluber ke pemukiman warga,” katanya.

Warga berharap dalam waktu dekat Pemkab Kendal dapat segera melakukan pengerukan serta perbaikan sandaran sungai guna mengantisipasi banjir susulan.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut