Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Seniman Ini Buat Patung Lingga Yoni Rendra Menyetubuhi Zaman, Ini Maknanya

Senin, 08 November 2021 - 08:22:00 WIB
Seniman Ini Buat Patung Lingga Yoni Rendra Menyetubuhi Zaman, Ini Maknanya
Penyair Haris Kertorahardjo (kanan) membacakan puisi karya W.S. Rendra (1935-2009) berjudul Khotbah pada acara Komunitas Lima Gunung, Mengenang Rendra di Studio Mendut Magelang. (foto Antara)
Advertisement . Scroll to see content

MAGELANG, iNews.id – Seniman dari kawasan Gunung Merapi Ismanto membuat patung berbentuk lingga-yoni kontemporer. Patung  tersebut diberi judul Rendra Menyetubuhi Zaman.

Patung tersebut diresmikan bersamaan acara para seniman petani Komunitas Lima GunungKabupaten Magelang bersama para seniman jejaringnya dari sejumlah daerah mengenang penyair WS Rendra.

Dalam acara tersebut mereka membaca karya-karya WS Rendra di panggung Studio Mendut, 300 meter timur Candi Mendut, Minggu (7/11/2021).

"Patung ini simbol jiwanya yang menyetubuhi zaman. Karya (patung) ini dibuat terkait empat mata angin, gambaran jagat bagaimana Rendra bisa masuk ke jagat apa pun, menguasai setiap rongga, reinkarnasi di banyak bentuk menjadi jiwa-jiwa orang, masuk ke pori-pori, moka di air, kayu, batu, udara," kata Ismanto ketika berbicara soal patung batu itu.

Penyair Indonesia Willibrordus Surendra Broto lahir pada 7 November 1935 dan wafat pada 6 Agustus 2009. Salah seorang tokoh Komunitas Lima Gunung yang berguru kepenyairan dari Rendra, Lie Thian Hauw (Haris Kertorahardjo), menggagas acara itu bertepatan dengan hari kelahiran sang penyair.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut