Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Baznas Salurkan 50 Ekor Kambing Kurban Dam Haji di Pemalang
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Santri di Jateng Dilatih Usaha Laundry, Ini Tujuannya

Rabu, 22 Februari 2023 - 15:56:00 WIB
Ratusan Santri di Jateng Dilatih Usaha Laundry, Ini Tujuannya
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menyerahkan bantuan berupa perangkat laundry kepada peserta pelatihan laundry bagi ponpes se-Jateng di Asrama Haji Donohudan. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id - Pemprov Jateng terus memacu pondok pesantren mencetak santri pengusaha. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng bersama Pemprov menyelenggarakan berbagai pelatihan dan pemberian bantuan kepada masyarakat.

Wakil Gubernur JatengTaj Yasin Maimoen, santri memiliki potensi besar menjadi pengusaha. Selain belajar agama, lanjutnya, santri bisa menekuni wirausaha, sehingga nantinya bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

"Ada banyak pelatihan, Juleha (juru sembelih halal), pelatihan konstruksi,(pelatihan mengolah) makanan, mengolah sampah. Kita melatih untuk menjadikan ponpes dan masyarakat (sekitar) menjadi mandiri untuk ketahanan ekonominya," kata Taj Yasin, saat membuka pelatihan laundry bagi ponpes se-Jateng di Asrama Haji Donohudan, Rabu (22/2/2023).

Pelatihan laundry bagi santri kali ini diharapkan dapat memberikan dampak positif sampai ke masyarakat. Para peserta selain mendapat latihan teknis, juga memperoleh wawasan manajemen yang telah disesuaikan dengan pondok pesantren. 

"Ini kesempatan baik. Tolong peserta setelah ikut pelatihan, jangan disimpan sendiri. Sampaikan ke badan usaha milik ponpes seluruhnya, nanti disampaikan lagi. Syukur-syukur bisa jadi instruktur di kawasan ponpes. Karena kami (pemerintah) tidak bisa mengambil (melatih) seluruh ponpes," ujarnya.

Lebih jauh, wagub berpesan apabila usaha yang ditekuni berhasil, santri wajib menyalurkan zakat, infaq, sedekah (ZIS) untuk orang lain. 

Menurutnya, ZIS bisa diserahkan melalui Baznas atau lembaga zakat lainnya. Tujuannya, agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat lain yang membutuhkan.

"Harapan kami dari pemerintah, bagaimana menciptakan muzakki di ponpes sehingga dampaknya bukan hanya ke santri tapi bisa meluas ke masyarakat," katanya.

Wakil Ketua III Baznas Jateng, KH. Rosihan, mengatakan pelatihan laundry ini merupakan kerja sama Baznas bersama Pemprov Jateng. Pelatihan diberikan kepada lebih dari 100 orang santri di Jateng selama tiga hari.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut