Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Benarkah Kemarau 2026 Terparah dalam 30 Tahun? Begini Penjelasan BMKG
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Petani Sedot Air Telaga Dieng agar Tanaman Kentang Tak Mati akibat Kekeringan

Senin, 18 September 2023 - 11:11:00 WIB
 Ratusan Petani Sedot Air Telaga Dieng agar Tanaman Kentang Tak Mati akibat Kekeringan
Para petani terpaksa menyedot air dari salah satu objek wisata di Dieng Telaga Merdada untuk menyirami tanaman kentang. (Elis Novit)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id -Kesulitan air akibat  musim kemarau saat ini dirasakan oleh para petani kentang di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara. Hujan yang tak turun selama 3 bulan terakhir membuat sumber mata air untuk pengairan lahan tanaman kentang milik petani  mengering.

Para petani terpaksa menyedot air dari salah satu objek wisata di Dieng Telaga Merdada untuk menyirami tanaman kentang. Para petani ini menggunakan pompa diesel untuk melakukan penyedotan. Meski biaya oprasional cukup mahal hingga mencapai Rp50.000 per hari.

Menurut petani, penyedotan air itu merupakan satu-satunya cara untuk mempertahankan tanaman kentang mereka agar tidak mati kekeringan. 

“Kami menyambung pompa dengan pipa paralon sejauh 1 kilometer untuk menyemprot tanaman kentang yang berusia antara 2 hingga 3 bulan,” kata Joko, Senin (18/9).

Rata-rata setiap petani membutuhkan air hingga 15.000 liter setiap harinya. Hingga saat ini 20 hektare lahan tanaman kentang menggantungkan sumber air untuk penyiraman dari telaga ini.

Sementara akibat penyedotan air ini, debit air telaga Merdada mengalami penyusutan, permukaan air turun hingga mencapai 30 sentimeter.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut