Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meresahkan! 23 Motor Knalpot Brong Diamankan Polisi saat Balap Liar di Salatiga
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Motor dengan Knalpot Brong Terjaring Razia, Pelanggar Didominasi Pelajar

Jumat, 14 Januari 2022 - 21:23:00 WIB
 Ratusan Motor dengan Knalpot Brong Terjaring Razia, Pelanggar Didominasi Pelajar
Sejumlah pengendara yang terjaring razia mencopot knalpot brong di Pos Simpang Lima Semarang. (IST)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Ratusan motor dengan knalpot brong terjaring razia yang dilakukan SatlantasPolrestabes Semarang, Jumat (14/1/2022). Kebanyakan pengguna knalpot brong yang terjaring razia merupakan pelajar.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan razia ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. 

Razia ini juga sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat, bahwa pengendara yang menggunakan knalpot brong mengganggu dan meresahkan masyarakat.

“Masyarakat resah dengan suara knalpot brong yang mengganggu apalagi di saat jam istirahat,” kata Kapolrestabes.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengatakan, razia dilakukan secara humanis tidak ada penilangan, hanya pernyataan tidak akan mengulangi dan melepas dan menganti knalpot standar.

Hal senada juga disampaikan Wakasat Lantas Polrestabes Semarang Kompol Agus Santoso. Pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui media sosial.

"Setelah sosialisasi kita lakukan penertiban dengan cara hunting sistem, kita lihat di seputar jalan masih ada apa enggak yang menggunakan knalpot brong," katanya.

Bila ditemukan knalpot brong, maka pengendara akan dibawa ke pos simpang lima dan diwajibkan untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

"Kita meminta mereka membuat pernyataan bahwa mereka mengakui kesalahannya dan berjanji tidak mengulangi, setelah itu mereka harus mengganti knalpot brong dengan knalpot standar baru kita pulangkan mereka," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut