Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Ribu Warga dan Santri Antar KH Dimyati Rois ke Peristirahatan Terakhir

Jumat, 10 Juni 2022 - 17:08:00 WIB
 Puluhan Ribu Warga dan Santri Antar KH Dimyati Rois ke Peristirahatan Terakhir
Ribuan warga berebut mengangkat keranda jenasah KH Dimyati Rois usai disalatkan di Masjid Besar Al Mutaqqin Kaliwungu, Jumat (10/6). (Eddie Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

KENDAL, iNews.id - Puluhan ribu warga dan santri mengantarkan KH Dimyati Rois ke peristirahatan terakhir di Pondok Pesantren Al Fadlu 2 Desa Sidorejo Brangsong, Jumat (10/6/2022).  Usai dilepas dari kediamannya di Kampung Jagalan Kutoharjo Kaliwungu, jenazah kemudian dibawa ke Masjid Besar Al Mutaqqin untuk disalatkan.

Puluhan ribu warga sudah menunggu di Masjid Al Mutaqqin hingga penuh dan saling berdesakan. Saat jenazah tiba di masjid, sontak santri dan warga yang sudah menunggu berebut mengangkat dan menggotong keranda. Sejumlah petugas keamanan kewalahan mengatur warga yang berdesakan.

Salat jenazah juga diikuti Gubernur JatengGanjar Pranowo, Bupati KendalDico M Ganinduto dan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto serta sejumlah kyai dan ulama. 

Usai disalatkan jenazah kemudian dibawa dengan mobil ambulans untuk dimakamkan di kompleks Ponpes Al Fadlu 2 Desa Sidorejo Brangsong.

Warga saling berebut untuk mengangkat keranda jenazah KH Dimyati Rois dan membentuk barisan panjang melintas jalur pantura menuju Al Fadlu 2. Jenasah juga disalatkan di pendopo Ponpes Al Fadlu 3 di Desa Tosari yang dilewati dan selanjutnya di sholatkan di Masjid Nur Hadiyah Ponpes Al Fadlu 2 sebelum dimakamkan.

Wafatnya Mustasyar PBNU ini menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan kehilangan besar. Mbah Dim atau Abah Dim, sapaan akrab Dimyati Rois merupakan sosok ulama yang mengayomi semua orang. Mbah Dim juga selalu memberikan kesejukan dan menjadi panutan.

“Pasti kehilangan. Anda lihat, sedemikian banyak orang kumpul, tumplek blek, dan ini bukan Jawa Tengah saja, tapi se-Indonesia ada di sini,” kata Ganjar saat ditemui di rumah duka.

Ganjar memiliki banyak kenangan dengan almarhum Mbah Dim. Keduanya seringkali bertemu untuk silaturahmi atau berdiskusi tentang berbagai persoalan. 

“Terlalu banyak yang diingat, tapi yang jelas beliau selalu memberikan nasihat-nasihat dan petuah-petuah yang bikin sejuk,” kata Ganjar.

Salah satu hal yang diingat Ganjar adalah saat beliau bersilaturahmi ke rumah Mbah Dim. Saat itu ia bersama Mbah Dim berbicara banyak hal tanpa ada jarak meskipun dalam beberapa event politik keduanya tidak selalu sama.

Sementara Ketua Umum PKBMuhaimin Iskandar mengatakan tidak hanya Nahdaltul Ulama dan PKB yang kehilangan sosok Dimyati Rois, seluruh pesantren di Indonesia juga kehilangan sosok yang mengajarkan teladan di bidang keilmuan, akhlak tetapi juga pengalaman yang kaya disemua bidang.

“Kita kehilangan betul dan belum ada penggantinya yang seperti Mbah Dim. Perintah beliau yang selalu berkesan adalah berjuanglah untuk NU, mengabdikan untuk rakyat dan selalu percaya diri,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut