Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! Pria Pakai Helm Curi Emas Senilai Rp400 Juta dalam Toko di Medan
Advertisement . Scroll to see content

Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Istri Anggota Arhanud Korban Penembakan

Kamis, 21 Juli 2022 - 08:04:00 WIB
Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Istri Anggota Arhanud Korban Penembakan
Personel gabungan TNI-Polri berjaga di RS Hermina Banyumanik Semarang, tempat korban penembakan menjalani perawatan. (Kristadi)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Personel gabungan TNI dan Polri menjaga ketat R (34), istri anggota Arhanud 15/DBY korban penembakanorang tidak dikenal. Saat ini R masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Banyumanik Semarang.

Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Honi Havana mengatakan unsur gabungan TNI dan Polri ditugaskan untuk menjaga R. "Sudah disiapkan piket jaga di rumah sakit tempat korban dirawat," kata Honi, Rabu (20/7/2022).

Adapun anak korban, kata dia, sudah dipindahkan ke rumah di Asrama Yonarhanud 15/DBY di Jangli Semarang.

Menurutnya, tim gabungan TNI dan Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan istri anggota Arhanud.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan berinisial R (34), istri seorang anggota TNI, ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (18/7).

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa korban mengalami luka di bagian perut akibat tembakan tersebut."Dua tembakan, satu bersarang di perut korban," katanya.

Polisi sendiri telah mengungkap ciri-ciri dan peran empat pelaku penembakan R. Dia mengatakan empat pelaku menggunakan dua sepeda motor, masing-masing Kawasaki Ninja dan Honda Beat Street tanpa nomor polisi.

Adapun ciri-ciri keempat pelaku yang terekam dalam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian diketahui masing-masing untuk pelaku yang berperan sebagai eksekutor penembakan menggunakan helm yang biasa digunakan untuk motocross, bersepatu warna hitam merah, serta menggunakan senjata api yang diduga pistol.

Adapun dua pelaku lain yang mengendarai Honda Beat bertugas sebagai pengawas saat eksekusi penembakan. "Salah seorang pelaku diketahui berambut panjang," katanya.

Dari rekaman CCTV, kata dia, para pelaku yang diduga merupakan warga sipil tersebut selalu berkomunikasi dengan seseorang melalui telepon sebelum beraksi.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut