Pengusaha Demak Habiskan Rp10 Miliar untuk Serangan Fajar di Pilkada Bupati Kudus 2018
SEMARANG, iNEws.id -Pengusaha jasa konstruksi asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) Noer Halim, mengaku mengeluarkan uang Rp10 miliar untuk kebutuhan serangan fajar saat mendukung pasangan M.Tamzil-Hartopo dalam Pilkada Kabupaten Kudus 2018. Pernyatan itu disampaikan Noer Halim saat menjadi saksi dalam kasus dugaan suap Bupati nonaktif Kudus M.Tamzil.
"Pada awalnya kami komitmen untuk memberi Rp5 miliar. Tetapi karena sampai waktu yang ditentukan ternyata yang lain belum mengumpulkan, maka kami tambah lagi Rp5 miliar," kara Noer Halim saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap Bupati nonaktif Kudus M.Tamzil di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/2/2020).
Menurut dia, uang untuk para pencoblos dimasukkan ke amplop saat hari pemungutan suara di Demak.
"Dibungkusi di Demak. Kami memang mainnya di Demak agar tidak diketahui lawan," katanya di bawah sumpah dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sulistyono itu.
Setelah seluruh amplop berisi uang itu disiapkan, kata dia, para koordinator 9 kecamatan di Kudus datang untuk mengambilnya pada tiga hari menjelang hari pencoblosan.