Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Pantau Ketersediaan Oksigen Rumah Sakit di Jateng, Tim Satgas Diperkuat

Senin, 12 Juli 2021 - 07:31:00 WIB
Pantau Ketersediaan Oksigen Rumah Sakit di Jateng, Tim Satgas Diperkuat
Gubernur Ganjar Pranowo mendatangi PT Candi Mitra Gas, distributor oksigen di Jalan Semarang-Demak KM 12, Senin (5/7/2021). (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG - Jateng Oksigen Stock System (JOSS) akan dioptimalkan untuk memantau ketersediaan oksigen rumah sakit di Jawa Tengah. Selain itu, tim dalam Satgas Oksigen juga akan diperkuat agar pelaksanaannya cepat dan tepat.

Gubernur JatengGanjar Pranowo mengatakan, dari pengalaman terhentinya produksi Oksigen PT Samator di Kendal akibat kendala listrik kemarin pihaknya akan membagi zona kepada rumah sakit yang membutuhkan oksigen.

“Maka Jateng Oksigen Stock Sistem atau Joss itu kita mau optimalkan dan kita mau bagikan ada personilnya, sehingga nanti tidak semua lapor sendiri-sendiri,” ujar Ganjar, Minggu (11/7/2021).

Menurutnya, setiap rumah sakit harus memiliki PIC khusus oksigen yang wajib dan disiplin mengisi serta melaporkan ketersediaan oksigen melalui aplikasi JOSS. Sehingga pihaknya bisa mendeteksi data kondisi oksigennya.

“Sistemnya belum sempurna banget tapi saya minta ada sistem yang real-time gitu. Sehingga kalau bisa menunjukkan gambar (grafik) ketersediaannya kondisinya. Kalau nanti penuh ya naik, (kurang) ini (grafiknya) turun dan kita bisa lihat dengan indikator itu, tentu (distribusinya) itu akan baik,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar dilakukan penguatan pada tim Satgas Oksigen. Agar pengawasan laporan dan distribusinya terpantau dengan baik serta tepat sasaran.

“Maka saya minta dilakukan penguatan tim di satgas oksigen. Sehingga nanti kalau ada orang lapor saya pengin checkingnya itu sampai deliver, kalau yang sulit ya betul-betul sulit,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut