New Normal, RMI PWNU Minta Gubernur Jateng Fasilitasi Kesehatan Santri
MAGELANG, iNews.id – Pengasuh pondok pesantren di Jawa Tengah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memfasilitasi kesehatan para santri saat kegiatan belajar mengajar kembali berjalan di masa ne normal.
Ketua Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah KH Nur Machin Chudlory mengatakan, memasuki new normal, aktivitas di pesantren harus mendapat perhatian.
“Kehidupan pesantren harus segera berjalan. Termasuk TPQ madin dan kegiatan keagamaan seperti tahlilan di desa-desa. Tentunya dengan mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga semuanya aman dan nyaman,” ujarnya Minggu (7/6/2020).
Di Jawa Tengah, langkah awal sudah dimulai dari Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salaf Tegalrejo Magelang, dengan mengeluarkan "Maklumat Tegalrejo". Isi dari maklumat itu adalah tata cara mengatur 13.800 Santri Tegalrejo untuk kembali ke pesantren dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Atas dasar itu, pria yang akrab disapa Gus Machin itu mengharapkan Gubernur untuk segera menerbitkan surat edaran kepada pihak-pihak terkait, seperti pemerintah kabupaten/kota, Gugus Tugas Daerah, Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, dan semua pondok pesantren.