Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan
Advertisement . Scroll to see content

Motor Tabrak Bus di Ruas Jalan Tawangmangu-Magetan, Mahasiswa UNS Tewas

Minggu, 27 November 2022 - 18:47:00 WIB
Motor Tabrak Bus di Ruas Jalan Tawangmangu-Magetan, Mahasiswa UNS Tewas
Ilustrasi korban kecelakaan. (Grafis: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

KARANGANYAR, iNews.id – Nahas dialami Afiatama Okseliano Rangga (19) mahasiswa UNS semester 1. Dia tewas kecelakaan di ruas jalan penghubung Tawangmangu-Magetan, rest area Dusun Bener, Desa Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Informasi yang dihimpun, dalam insiden tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha R 25 Nopol AD 4555 AOF tewas setelah menabrak bagian belakang bus Putra Lawu yang dikemudikan Margono (44) warga Bodangan Rt 03/12 Desa Karangbangun Kecamatan Matesih, Karanganyar.

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Yulianto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut AKP Yulianto, kejadian itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB.

"Benar sekali, korban meninggal karena luka yang dialaminya pada bagian kepala," kata AKP Yulianto, Minggu (27/11/2022).

Dia mengatakan, kejadian itu terjadi berawal saat bus berjalan dari arah barat menuju arah Magetan. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bus mendadak berbelok ke arah kanan.

Namun, dari arah timur menuju arah Tawangmangu muncul sepeda motor Yamaha yang dikendarai korban. Karena jarak yang terlalu dekat, korban tak bisa menghindar, maka tabrakan itupun terjadi.

"Semula bus berjalan dari arah barat (Tawangmangu) menuju arah timur (magetan). Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) bus hendak berbelok  Dari arah timur menuju barat, meluncur sepeda motor yang dikendarai korban. Dan karena jarak terlalu dekat tertabrak tak bisa dihindari lagi," ujarnya.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, Karanganyar. Namun karena luka pada bagian kepala yang begitu parah, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Sementara itu pihak pengurus bus Putra Lawu, Joko datang ke rumah duka. Dia berencana menemui keluarga korban. 

Namun atas saran dari Ketua RT 06 Ajuandi, bila momen kedatangannya kurang tepat, maka niat menemui keluarga ditunda. "Jangan sekarang, nanti setelah 7 hari, silakan datang lagi," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut