Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Pekerja Proyek PT KAI Tertabrak Kereta Api Ambarawa di Semarang, 1 Kritis

Rabu, 21 Agustus 2019 - 14:30:00 WIB
Mobil Pekerja Proyek PT KAI Tertabrak Kereta Api Ambarawa di Semarang, 1 Kritis
Mobil pekerja rekanan PT KAI yang terpental ke sungai setelah ditabrak Kereta Api Ambarawa Ekspress di Kota Semarang, Jateng, Rabu (21/8/2019). (Foto: iNews/Donny Marendra)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Sebuah mobil yang ditumpangi pekerja proyek PT KAI tertabrak Kereta Ambarawa Ekspres di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Cilosari, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu pagi (21/8/2019). Pengemudi mobil kritis sedangkan satu penumpang selamat karena sempat melompat dari mobil.

Video amatir yang direkam warga memperlihatkan korban Suyamto yang tergeletak setelah berhasil dievakuasi temannya yang selamat. Warga selanjutnya mengevakuasi korban yang luka parah di bagian kepala ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.

Sementara kondisi minibus Kijang bernomor polisi H 9140 PS itu rusak parah setelah tertabrak kereta api. Mobil terpental sampai 20 meter dari rel kereta hingga akhirnya masuk ke sungai yang berada di samping rel.

Menurut salah seorang saksi, sebelum kecelakaan, mobil Kijang yang dikemudikan oleh Suyamto dan ditumpangi seorang rekan kerjanya, melaju dari arah Selatan dan melintas di perlintasan tanpa palang. Ketika mobil sampai di tengah rel, terdengar klakson keras dari Kereta Ambarawa Ekspres yang datang dari arah Barat menuju ke Surabaya.

Mobil tersebut terlihat berhenti. Namun, pengemudi tidak bisa memundurkan mobilnya karena banyaknya sepeda motor di belakang. Akibatnya, kereta langsung menabrak mobil hingga terpental jauh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut