Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nekat Mandi saat Ombak Besar, Kakak Adik Hilang Terseret Arus di Pantai Payangan Jember
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Kiai dan 5 Santriwati di Grobogan Tenggelam di Galian C

Senin, 09 Maret 2020 - 16:15:00 WIB
Kronologi Kiai dan 5 Santriwati di Grobogan Tenggelam di Galian C
Kolam bekas tambang galian c di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Grobogan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

GROBOGAN, iNews.id - Enam orang yang tenggelam di galian C di Grobogan terdiri atas kiai dan lima santriwati. Mereka merupakan keluarga besar Pondok Pesantren Perempuan Al-Lathifiyah di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Desa Kronggen Hardiyono menuturkan kronologi peristiwa maut tersebut. Awalnya, pengasuh Ponpes Al-Lathifiyah, KH Wahyudi mengajak sejumlah santriwati untuk ikut bersih-bersih di proyek sekolah yang sedang dibangun. Bangunan ini merupakan pengembangan sekolah milik pondok pesantren.

Setelah bersih-bersih, kata Kades, pada pukul 09.00 WIB, para santriwati hendak cuci tangan atau mandi di kolam bekas tambang galian C yang berjarak kurang dari 100 meter sebelah utara proyek sekolah. Kolam bekas galian C itu cukup luas sekitar 7.000 meter persegi dengan kedalaman 2,5 meter.

"Yang satu terpeleset, yang satu menolong, tapi ikut juga (tercebur). Sampai ada delapan santri. Dan kiainya maunya ya menolong, tapi yo ikut meninggal," kata Hardiyono.

Warga yang mengetahui peristiwa itu kemudian berdatangan untuk menolong. Sayangnya, dari delapan yang tenggelam, hanya dua santri yang bisa diselamatkan. Sementara enam lainnya meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut