Korban Banjir Mangkang Dikirimi Beras Berkutu dan Bau Apek
SEMARANG, iNews.id - Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang melakukan tindakan ceroboh dengan mengirim bantuan beras yang tidak layak konsumsi ke korban banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Beras yang dikirim berkutu, berbau apek dan warnanya sudah berubah menjadi kecoklatan dan berbubuk. Beruntung beras tersebut belum dibagikan kepada masyarakat, sehingga belum sempat dikonsumsi warga.
Wali Kota Semarang Hendra Prihadi secara khusus meminta maaf kepada para korban bencana atas kelalain yang dilakukan oleh salah satu dinasnya tersebut.
"Saya mewakili Pemkot mohon maaf atas kelalaian dinas kami, beras segera kita tarik dan kita ganti yg lebih baik," kata Wali Kota, Kamis (23/11/2017).
Perlu diketahui, ratusan rumah warga di Kelurahan Mangkang Wetan Kecamatan Tugu terendam banjir akibat jebolnya Kali Bringin, Rabu (22/11) petang. Banjir terjadi setelah hujan deras selama berjam-jam mengguyur wilayah itu.
Terkait hal itu, DPRD Kota Semarang mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana dan Pemerintah Kota Semarang agar segera menormalisasi Kali Bringin.
Ketua Komisi C DPRD Semarang, Kadarlusman mengatakan, peristiwa jebolnya tanggul Kali Bringin sudah sering terjadi. Karena itu, perlu segera ada tindakan nyata berupa normalisasi agar ketika hujan tidak selalu membuat warga yang berada di sepanjang bantaran sungai khawatir.
"Kami menyayangkan lambatnya normalisasi di Kali Beringin, padahal Kali tersebut bisa dibilang sangat mendesak untuk dilakukan normalisasi," katanya, Kamis (23/11/2017).
Editor: Kastolani Marzuki