Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! Pria Pakai Helm Curi Emas Senilai Rp400 Juta dalam Toko di Medan
Advertisement . Scroll to see content

Keraton Solo Belum Buat Laporan ke Polisi terkait Kasus Pencurian, Ini Alasannya

Selasa, 20 Desember 2022 - 15:58:00 WIB
 Keraton Solo Belum Buat Laporan ke Polisi terkait Kasus Pencurian, Ini Alasannya
Suasana kamandungan Keraton Solo pasca terjadinya aksi pencurian di dalam lingkungan keraton. (Septyantoro).
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id - Pihak Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) mengungkapkan alasannya menunda pelaporan kepada kepolisian terkait kasus pencurian di kawasan keraton. Pihak keraton masih mengidentifikasi kejadian tersebut.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa KRA Dani Nur Adiningrat mengatakan, pengakuan dari abdi dalem Kepuntren Keraton Solo masih perlu diidentifikasi terlebih dahulu. 

"Kemalingan masih kami identifikasi karena baru pengakuan abdi dalem putri yang ada di Kepuntren," katanya, Selasa (20/12/2022). Dani menjelaskan, perlu adanya bukti minimal rekaman CCTV untuk membuktikan benar tidaknya isu tersebut. 

Terkait dengan inventarisasi yang hilang, Dani menyebut masih membutuhkan waktu lebih untuk menemukan itu. "Kami baru pertimbangan pelaporannya hari ini atau kapan, kami menunggu dawuh Sinuwun," ujarnya.

Terpisah, Menantu PB XII Kanjeng Pangeran Eddy Wirabhumi menyebut bahwa beberapa perhiasan milik putri keraton GRAy Devi Lelyana Dewi dan barang-barang milik anaknya juga ikut hilang. "Cukup luar biasa nilainya dan sedang dilakukan inventarisasi," ujarnya. 

Terkait dengan proses hukum, Eddy menyerahkan semua keputusan terhadap Devi yang saat ini sudah tiba di Kota Solo setelah sebelumnya sedang berada di Bali. 

"Mestinya yang melaporkan adalah pihak yang kehilangan. Tapi kami juga mempertimbangkan apakah harus diikuti pihak lain," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut