MAGELANG, iNews.id - Kebakaran hutan di Gunung Merbabu, Jawa Tengah (Jateng) berawal dari satu titik api di lereng gunung. Namun diduga karena embusan angin yang kencang membuat kebakaran meluas hingga ke puncak gunung.
Warga di di jalur pendakian Swanting, Wawan (32) mengatakan, api pertama kali terlihat pada Rabu (11/9/2019) malam hingga Kamis (12/9/2019) dini hari. Warga memantau kebakaran dari Dusun Malang, Desa Wonolelo.
Kebakaran Hutan Gunung Merbabu, 102 Pendaki Dievakuasi
"Kemarin Rabu masih kecil. Tidak tahunya saat hari Kamis menjadi semakin membesar, merambat sampai ke atas (puncak)," kata Wawan, Jumat (13/9/2019).
Menurut dia, biasanya wilayah yang terbakar berada di area Sabana Gunung Merbabu, meliputi pohon dan dedaunan kering di sana. Kebakaran terbesar yang pernah dialami warga ketika 2015 lalu, saat itu kobaran api terlihat.
BPBD: Butuh Bom Air untuk Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu
Meski api tidak sebesar empat tahun lalu, namun dia mengakui, kebakaran hutan saat ini tergolong besar. Sebab, saat pagi dan siang hari kepulan asap tebal menyelimuti gunung.