Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Polri, Ini Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru dari Jabar hingga Kalbar
Advertisement . Scroll to see content

Kapolri: 194 Teroris Ditangkap, 20 Ditembak Mati

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:21:00 WIB
Kapolri: 194 Teroris Ditangkap, 20 Ditembak Mati
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat bersilaturahmi ke ulama kharismatik Habib Lutfie di Pekalongan, Jateng, Selasa (17/7/2018). (Foto: iNews.id/Suryono)
Advertisement . Scroll to see content

PEKALONGAN, iNews.id - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa sebanyak 194 teroris ditambah pelaku di Yogyakarta dan dan Indramayu (Jawa Barat) ditangkap, serta sekitar 20 pelaku lain yang ditembak mati oleh tim Densus 88 Mabes Polri.

"Kendati demikian, tolong yang dilihat jika aksi teror di Indramayu dan Yogyakarta bukan inisiatif dari pelaku melainkan dari petugas yang mengejar mereka," kata Kapolri saat berkunjung ke kediaman ulama kharismatik Habib Lutfie bin Ali Yahya di Pekalongan, Jateng, Selasa (17/7/2018) sore.

Tito mengatakan Polri sudah menyampaikan bahwa kasus terorisme dengan undang-undang yang lama mereka (para pelaku teror) dapat berkumpul, berbisik-bisik, dan menyebarkan ideologi terorisme dengan bebas sehingga Polri tak bisa berbuat apa-apa karena hal itu masalah demokrasi.

"Kasus bom di Surabaya, dengan mereka melakukan pidana telah membuka pintu gerbang bagi Polri dan penegak hukum untuk masuk yang tadi hanya semula tertutup pagar demokrasi dan sekarang kita baru bisa masuk melakukan tindakan penegakan hukum," tuturnya.


Kapolri mengatakan, penangkapan terduga teroris di Jalan Kaliurang, Sleman, DIY dan pelempar bom panci di Mapolresta Indramayu, Jawa Barat merupakan upaya pengejaran dari petugas melalui operasi pengawasan, operasi penjejakan dan operasi hunting atau pengejaran jaringan terorisme.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut