Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Baik, Korban PHK di Jateng Bisa Dapat Bantuan Usaha dari Pemprov

Sabtu, 02 Mei 2020 - 18:01:00 WIB
Kabar Baik, Korban PHK di Jateng Bisa Dapat Bantuan Usaha dari Pemprov
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Pandemi Covid-19 mengakibatkan sebanyak 50.000 lebih buruh di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kehilangan pekerjaan karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka akan mendapatkan bantuan sembako dari pemprov hingga pelatihan agar bisa membangun usaha.

"Bahwa mereka kena PHK, kena Covid-19 enggak bisa kerja, usahanya bangkrut. Oke kita bantu," kata Gubernur JatengGanjar Pranowo di sela pembagian bantuan beras di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Sabtu (2/5/2020).

Ganjar mengatakan, bantuan dari Pemprov Jateng itu hanya menjadi stimulan. Warga yang terkena PHK dan mendapat bantuan diharapkan bisa menggunakannya agar mandiri di tengah pandemi Covid-19.

"Bantuan ini sebenarnya sebagai stimulan. Selebihnya mereka mesti dilatih agar di antara mereka kemudian dengan cara mereka diberdayakan, mereka akan bisa mandiri," katanya.

Ganjar juga meminta masyarakat untuk tidak hanya menengadahkan tangan untuk meminta bantuan. Pihaknya mendorong masyarakat agar tetap memiliki semangat untuk produktif dan bisa berdaya.

"Makanya kami buat program Jogo Tonggo, sebagai upaya membuat masyarakat tetap produktif," ujarnya.

Masyarakat diimbau membuat lumbung pangan untuk wadah pengumpulan donasi dan bantuan dan dipakai bersama-sama. Selain itu, masyarakat juga diminta memberdayakan pekarangan rumah masing-masing sebagai tempat menanam kebutuhan pangan.

"Kalau memang mau usaha, silakan didata. Nanti pemerintah akan mendampingi, memberikan pelatihan hingga permodalan agar bisa mandiri. Kalau mandiri, tentu tidak akan hanya mengandalkan bantuan," katanya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut