Jembatan Penghubung 3 Kecamatan di Batang Putus, Warga Memutar Sejauh 8 Km
BATANG, iNews.id - Jembatan penghubung antarkecamatan di Desa Satriyan Tersono, Kabupaten Batang, rusak dan putus diterjang banjir. Badan jembatan amblas ke dasar sungai sehingga kendaraan tak bisa melintas.
Hujan deras yang terus mengguyur sejak beberapa hari sebelumnya membuat sungai Petung meluap dan menggerus pondasi jembatan. Akibatnya badan jembatan putus menyebabkan akses jalan antar tiga kecamatan terputus, yakni Tersono, Limpung dan Blado.
Putusnya jembatan membuat warga harus memutar jarak sejauh 8 kilometer. Peristiwa ambruknya jembatan Sungai Petung terjadi pada Sabtu (27/2) dini hari dan tidak ada aktivitas masyarakat pada saat itu sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut Kepala Desa Satriyan, Rahmadi, jembatan Kali Petung sepanjang 32 meter dengan lebar 4,5 meter dibangun pada tahun 1998 dan pernah dua kali diperbaiki.
“Namun karena curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan debit air naik dan meluap. Selain meluap, arus Kali Petung juga sangat deras dan diketahui terus menggerus pondasi tengah bagian bawah tak kuat menahan gerusan arus akhirnya roboh,” kata Rahmadi, Senin (1/3/2021).