Ini Jurus Ganjar Sukses Turunkan Inflasi di Jateng 0,69 Persen dalam Sebulan
SEMARANG, iNews.id -Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan tingkat inflasi di Jawa Tengah mencapai 4,97 persen pada Juni 2022. Penyebab utamanya karena kenaikan harga kebutuhan pokok.
Setelah beberapa langkah dilakukan Gubernur JatengGanjar Pranowo, di bulan Juli inflasi Jateng berhasil turun 0,69 menjadi 4,28 persen. Kepala BPS Jateng Adhi W mengatakan, pada Juli inflasi Jateng lebih rendah dibanding nasional 0,64 persen.
Di Jateng sendiri dari enam kota dengan Indeks Harga Konsumen atau IHK paling tinggi. Di antaranya Kota Semarang dan Kota Tegal yang mencapai 0,59 persen. Namun secara tahun ke tahun, inflasi terbesar ada di Cilacap yaitu 6,78 persen, Solo 6,63 persen dan Tegal 6,56 persen. Artinya, di Semarang lebih rendah secara tahun ke tahun 4,87 persen.
"Tapi secara umum, seluruh kota di IHK itu semua alami inflasi. Karena memang ada momen tertentu seperti penyesuaian harga BBM baik Pertaminadex atau Dexlite," katanya.
Dia mengatakan komoditas penyebab inflasi si Jateng adalah cabai merah, bawang merah, tarif angkutan umum, angkutan udara, dan rokok kretek.