Halau Setan saat Karantina di Rumah Hantu Sragen, Pemudik: Saya Baca Alquran
SRAGEN, iNews.id - Satu dari tiga pemudik di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) masih menjalani karantina di rumah hantu. Dia mengaku tak diganggu setan jenis apa pun karena kerap membaca Alquran usai salat isya.
Sebelumnya terdapat tiga pemudik yang menjalani karantina di gudang kosong bekas pabrik di Desa Sepat. Namun, dua pemudik mengaku kerap diganggu bayangan hitam hingga meminta dipulangkan.
Mereka merupakan pemudik yang nekat keluar rumah ketika menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing. Selama dua hari berturut-turut, pemudik ini menangis dan meminta tim satgas Covid-19 untuk menjalani karantina mandiri di rumah.
Namun pemudik bandel tersebut akan kembali dimasukkan kembali ke rumah isolasi apabila nantinya ditemukan warga atau tim satgas keluar rumah.
Kepala Desa Sepat Mulyono mengaku saat ini tinggal tersisa satu pemudik yang diisolasi. Dua pemudik sebelumnya sudah kembali ke rumah masing-masing karena diganggu hantu.