Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua
Advertisement . Scroll to see content

Geledah Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri, Polisi Sita Barang Bukti terkait di TKP

Selasa, 04 Juni 2019 - 07:48:00 WIB
Geledah Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri, Polisi Sita Barang Bukti terkait di TKP
Tim Inafis Polres Sukoharjo melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Pospam Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019). (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

SUKOHARJO, iNews.id - Pasukan Densus 88 Antiteror Polri menggeledah rumah pelaku bom bunuh diri, Rafik Asarrudin (22), di Kampung Kranggan, Desa Wirogunan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (4/6/2019) dini hari. Densus 88 yang didukung jajaran Polda Jateng melakukan penggeledahan di rumah pelaku berwarna cat putih RT 01 RW 02 Desa Wirogunan, Kartasura, sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam penggeledahan itu polisi memanggil Kepala Desa Wirogunan Marjono sebagai saksi. Sejumlah barang bukti yang diduga bahan-bahan untuk meracik bom telah disita.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahnie mengatakan, petugas saat menggeledah rumah pelaku menemukan barang bukti terkait penemuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di pertigaan Tugu Tani, tepatnya di depan Pospam Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

"Petugas, dari hasil penggeledahan, memang menemukan barang-barang yang ada kaitannya dengan kejadian di TKP," ujar Ryco usai penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri, Selasa (4/6/2019) pagi.

Dia mengatakan, korban yang diduga juga pelaku ini tinggal bersama orang tuanya di Kampung Kranggan RT 01 RW 02 Desa Wirogunan Kartasura Kabupaten Sukoharjo.

"Kami menduga hasil penggeledahan ada beberapa barang ditemukan yang ada kaitannya dengan di tempat kejadian. Karena, suasana masih gelap harus lebih berhati-hati dalam mengerjakannya," katanya.

Menurutnya, diperlukan waktu untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP di rumah tersebut. "Kami masih perlu waktu tim dari Gegana, Laboratorium Forensik, dengan Inafis. Kami tunggu hasilnya pemeriksaan nanti," ucapnya.

Dia menambahkan, barang yang disita di lokasi kejadian perkara harus dilakukan pemeriksaan secara teliti oleh tim penjinak bom dari Mabes Polri. Penemuan barang bukti di rumah pelaku ini semakin meyakinkan petugas dalam proses pembuktian.

"Pelaku terlibat jaringan apa baru bisa diungkap jika setelah dapat mengumpulkan semua bukti-bukti di TKP," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut