Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tari Muang Sangkal, Kesenian Asli Sumenep untuk Tangkal Bahaya
Advertisement . Scroll to see content

Doa saat Dilanda Ketakutan

Selasa, 31 Maret 2020 - 05:22:00 WIB
Doa saat Dilanda Ketakutan
Saat dilanda ketakutan Muslim hendaknya memasraahkan diri kepada Allah. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rasa takut pasti dialami hampir seluruh manusia baik takut terhadap kejahatan, musibah maupun wabah penyakit. Namun, tidak boleh panik maupun takut berlebihan dalam menghadapi ancaman bahaya.

Ketakutan yang berlebihan justru akan membuat seseorang kehilangan arah dan kendali. Selain itu, membuat akal sehat menjadi hilang. Muslim dianjurkan untuk bertawakal dan berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari marabahaya maupun bencana.

Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

"Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kalian. Karena itu, takutlah kepada mereka," maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung." (QS. Ali Imran: 173)

Imam Bukhari mengatakan, sehubungan dengan firman-Nya: Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. (Ali Imran: 173) Doa inilah yang dibaca oleh Nabi Ibrahim AS ketika dilemparkan ke dalam api.

Nabi Muhammad Saw. mengucapkannya pula ketika orang-orang berkata kepadanya, "Kaum musyrik telah menghimpun pasukannya untuk menyerang kalian. Karena itu, takutlah kalian kepada mereka." Tetapi keimanan Nabi Saw. dan para sahabatnya bertambah kuat dan mengatakan: Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Allah sebaik-baik Pelindung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut