Diduga Cairkan Bantuan PKH Warga yang Meninggal, Oknum PNS di Grobogan Diprotes
GROBOGAN, iNews.id – Seorang pendamping program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Grobogan protes kepada seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) dan petugas bank. Keduanya diduga mencairkan bantuan PKH dan bantuan pangan nontunai (BPNT) dengan menggunakan data warga yang sudah meninggal dunia.
Video protes yang dilakukan pendamping PKH Kecamatan Ngaringan yang diketahui bernama Tri Yunarni, belakangan menjadi viral.
Dia kesal karena oknum ASN dan pegawai bank di Kecamatan Ngaringan, berbelit-belit ketika diminta penjelasan terkait dugaan pencairan bantuan atas nama warga yang sudah meninggal. Dengan nada tinggi, dia mengancam akan melaporkan perkara itu ke polisi.
“Saya sudah menanyakan beberapa kali dengan memberikan data yang valid, namun selalu dimentahkan,” kata Tri Yunarni, Jumat (20/5/2022).
Dirinya juga telah kroscek ke keluarga Mursid Junaidi, salah satu penerima bantuan PKH yang sudah meninggal dunia. Dia menemukan bahwa keluarga tersebut tidak pernah menerima kartu pencairan bantuan dan bantuan PKH maupun BPNT sejak kematian Mursid Junaidi.